RANGKUMAN FIBER OPTIK
A.Pengertian Fiber Optik (Optical Fiber)
Apa itu Fiber Optik atau Serat Optik (Optical Fiber) ?
Bagian-bagian Kabel Fiber Optik
Kabel Fiber Optik pada dasarnya terdiri dari beberapa bagian utama yaitu :
- Core (inti) – Core adalah bagian yang mentransmisikan cahaya yang terbuat dari kaca ataupun plastik. Semakin besar Core atau intinya ini, semakin banyak cahaya yang dapat ditransmisikan ke dalam fiber.
- Cladding – Bagian Optik luar yang mengelilingi Core (inti) yang memantulkan gelombang cahaya kembali ke Inti.
- Coating (Pelapisan) – Pelapisan biasanya berlapis-lapis plastik yang diaplikasikan untuk menjaga kekuatan serat, menyerap goncangan dan memberikan perlindungan ekstra terhadap Fiber. Lapisan penyangga ini tersedia dari 250 mikron hingga 900 mikron yang berfungsi untuk melindungi fiber dari kerusakan dan kelembaban.
- Outer Jacket (Jaket Luar) – Ratusan hingga ribuan serat/fiber optik yang disusun dan di bundle dalam sebuah kabel fiber optik dilindungi oleh pembungkus luar kabel yang biasanya disebut dengan outer jacket.
1. Single-mode Fiber (SMF)
Single-mode fibers (Fiber Mode Tunggal) adalah jenis serat optik yang umumnya digunakan untuk mentransmisikan jarak yang lebih jauh.
2. Multi-mode Fiber (MMF)
Multi-mode Fiber atau Fiber multi-mode adalah jenis serat optik yang dirancang khusus untuk mentransmisikan lebih banyak sinar cahaya dalam waktu yang bersamaan dengan masing-masing pada sudut pantulan yang sedikit berbeda di dalam inti serat optic tersebut
Cara Kerja Fiber Optik
Prinsip kerja Fiber Optik adalah mentransmisikan informasi dalam bentuk gelombang cahaya atau photon (Foton)
Serat optik mengirimkan data dalam bentuk partikel cahaya atau foton yang berbentuk denyutan pulsa digital melalui kabel serat optik
Perlu diketahui bahwa Sinyal cahaya pada fiber optik tidak dapat bergerak sesuai dengan kecepatan cahayanya, hal ini dikarenakan lapisan kaca pada fiber optik yang lebih padat. Sinyal Cahaya pada fiber optic ini hanya dapat bergerak sekitar 30% lebih lambat dari kecepatan cahaya
Kelebihan dan Kekurangan Kabel Fiber Optik
Kelebihan Kabel Fiber Optik
Kelemahan Kabel Fiber Optik
B.Ringkasan Splitter Fiber Optik
Splitter fiber optik adalah perangkat pasif yang berfungsi membagi satu sinyal optik menjadi beberapa jalur tanpa memerlukan listrik. Dalam jaringan FTTH, splitter memungkinkan satu port OLT melayani banyak pelanggan sehingga pembangunan jaringan menjadi lebih efisien.
Fungsi Utama
- Membagi sinyal optik ke banyak pelanggan.
- Menghemat penggunaan kabel fiber dan port OLT.
- Menurunkan biaya pembangunan jaringan.
- Mempermudah distribusi jaringan melalui ODC, ODP, atau closure fiber.
Jenis Splitter
- PLC Splitter: Lebih stabil, cocok untuk rasio pembagian besar (1:32 hingga 1:64), dan paling banyak digunakan pada jaringan FTTH modern.
- FBT Splitter: Lebih ekonomis dan cocok untuk pembagian kecil, tetapi performanya kurang stabil pada rasio pembagian yang besar.
Rasio Pembagian
Splitter tersedia dalam beberapa rasio, seperti 1:2, 1:4, 1:8, 1:16, 1:32, dan 1:64. Semakin besar rasionya, semakin kecil intensitas sinyal yang diterima setiap jalur.
Cara Kerja
Sinyal optik dari OLT masuk ke splitter, kemudian dibagi ke beberapa jalur fiber optik dan diteruskan melalui ODP hingga diterima oleh perangkat ONT di rumah pelanggan.
Pengaruh terhadap Sinyal
Proses pembagian sinyal menyebabkan redaman (loss). Oleh karena itu, desain jaringan harus memperhitungkan besarnya redaman agar kualitas koneksi tetap stabil.
Kesimpulan
Splitter fiber optik merupakan komponen penting dalam jaringan FTTH karena memungkinkan satu jalur fiber melayani banyak pelanggan secara efisien. Penggunaannya membantu menghemat infrastruktur, menekan biaya pembangunan, dan memperluas jangkauan layanan internet fiber.
SFP atau singkatan dari kata Small Form-Factor Pluggable ialah modul port pada perangkat jaringan router fiber optic yang berperan dalam mengirim (transmite) dan menerima (receive) sinyal informasi melalui serat optik. Port SFP termasuk generasi selanjutnya dari Gigabit Interface Converter (GBIC) atau juga dikenal dengan mini-GBIC.
Perlu anda ketahui GBIC merupakan salah satu port dalam router yang berfungsi untuk melakukan komunikasi secara khusus dengan jaringan internet backbone dengan kapasitas bandwidth yang cukup besar.
Fungsi SFP
Fungsi utama port small form factor pluggable yaitu sebagai media komunikasi antar server atau transmisi paket data melalui gelombang cahaya. Singkatnya, kedua perangkat router server dapat berkomunikasi menggunakan SFP dengan jarak yang cukup jauh.
Jenis-jenis SFP
- SX, jangkauan maksimum 550 meter
- LX, jangkauan maksimum 10 km
- EX, jangkauan maksimum 40 km
- ZX, jangkauan maksimum 80 km
- EZX, jangkauan maksimum 120 km
Modul SFP ini bisa diterapkan pada media konverter atau perangkat switch yang memiliki slot port SFP. SFP termasuk hot-pluggable yang akan berjalan otomatis mendeteksi ketika tersambung di perangkat. Saat ini, berbagai produk mikrotik telah mempunyai berbagai macam port SFP untuk seri perangkat Routerboardnya, seperti seri Cloud Router Switch Series, RB 2011UiAS-2HND, Cloud Core Router Series dan sebagainya.
C.OLT
Fungsi Utama OLT
OLT punya peran penting dalam jaringan fiber optik, yaitu:
Mengubah sinyal digital menjadi sinyal optik
Data dari server ISP dikonversi agar bisa ditransmisikan melalui kabel fiber optik.Mendistribusikan bandwidth ke pelanggan
OLT membagi kecepatan internet ke banyak pelanggan melalui splitter optik.Mengatur lalu lintas data dua arah
Tidak hanya mengirim data ke pelanggan, OLT juga menerima data upload dari rumah pelanggan.Mengelola keamanan dan autentikasi perangkat
OLT memastikan hanya ONT/ONU (modem pelanggan) yang terdaftar yang bisa terhubung ke jaringan.
Singkatnya: OLT adalah otaknya jaringan fiber optik yang mengatur semua komunikasi antara ISP dan pelanggan.
Bagaimana Cara Kerja OLT?

Untuk lebih mudah memahami, berikut alur singkat cara kerja OLT di jaringan fiber:
Server ISP mengirimkan data internet ke OLT.
OLT mengubah data digital menjadi sinyal optik yang dikirim melalui kabel fiber backbone.
Sinyal ini masuk ke ODP (Optical Distribution Point) di lingkungan perumahan.
Dari ODP, sinyal diteruskan ke ONT (Optical Network Terminal), yaitu modem fiber di rumah pelanggan.
ONT mengubah sinyal optik menjadi sinyal digital/WiFi yang bisa dipakai di HP, laptop, atau Smart TV.
Jadi OLT adalah awal perjalanan internet sebelum sampai ke rumahmu.
Ringkasan Router
Router adalah perangkat jaringan yang berfungsi menghubungkan beberapa jaringan sekaligus mengarahkan lalu lintas data agar sampai ke tujuan melalui jalur terbaik.
Fungsi Router
- Menghubungkan jaringan lokal ke koneksi internet (DSL).
- Membagikan koneksi internet ke banyak perangkat.
- Mentransmisikan data antarjaringan.
- Membaca alamat IP sumber dan tujuan untuk menentukan rute pengiriman data.
- Menyaring (filter) paket data berdasarkan aturan tertentu guna meningkatkan keamanan dan menjaga performa jaringan.
- Menghubungkan berbagai perangkat dalam satu jaringan melalui pembagian alamat IP.
Cara Kerja Router
Router bekerja dengan membaca informasi pada paket data, seperti alamat IP sumber dan tujuan. Selanjutnya, router menggunakan routing table untuk menentukan jalur terbaik sehingga data dapat dikirim ke tujuan dengan cepat dan efisien.
Jenis-Jenis Router
- Wireless Router: Menyediakan koneksi Wi-Fi untuk perangkat nirkabel.
- Wired Router: Menghubungkan perangkat menggunakan kabel Ethernet.
- Virtual Router (vRouter): Router berbasis perangkat lunak yang dijalankan pada komputer atau server.
- Core Router: Digunakan pada jaringan inti perusahaan dengan lalu lintas data yang tinggi.
- Edge Router: Berada di tepi jaringan dan menghubungkan jaringan internal dengan jaringan eksternal menggunakan protokol BGP.
Kesimpulan
Router merupakan perangkat penting dalam jaringan komputer yang berfungsi menghubungkan jaringan, mengatur lalu lintas data, membagikan koneksi internet, serta memilih rute terbaik agar komunikasi data berlangsung cepat, aman, dan efisien.
Komentar
Posting Komentar